Translate

Tampilkan postingan dengan label Rincian Ternak Ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rincian Ternak Ayam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Ayam Kampung

dari wikipedia


Ayam kampung adalah sebutan di Indonesia bagi ayam peliharaan yang tidak ditangani dengan cara budidaya massal komersial serta tidak berasal-usul dari galur atau ras yang dihasilkan untuk kepentingan komersial tersebut [1].
Ayam kampung tidak memiliki istilah ayam kampung petelur ataupun pedaging [1]. Hal ini disebabkan ayam kampung bertelur sebagaimana halnya bangsa unggas dan mempunyai daging selayaknya hewan pada umumnya[1].
Nama ilmiah untuk ayam kampung adalah Gallus domesticus[2]. Aktifitas penternakan ayam kampung telah ada sejak zaman dahulu [1].

Ayam Kate



Ayam Dutch Bantam, turunan ayam kate yang berasal dari Belanda
Ayam Kate atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Ayam Bantam, pertamakali ditemukan oleh para pedagang Eropa, sekitar tahun 1700an di pelabuhan di pulau Jawa bernama Bantam,[1] atau kita lebih mengenalnya sebagai Karesidenan Banten, atau sekarang Propinsi Banten.
Karena bentuknya yang mini dan lucu, ayam jenis ini banyak digunakan sebagai ayam hias, bukan ayam pedaging atau petelur. Dari pertamakali ditemukan oleh para pedagang Eropa pada tahun 1700an tersebut, ayam kate sudah banyak mengalami persilangan, dan populasi asli ayam kate sendiri sudah sangat kecil.
Salah satu hasil persilangan terakhir adalah Ayam Serama pada tahun 1971 yang dilakukan oleh pebudidaya di Malaysia, dan menjadi ras ayam terkecil di dunia.